Cari Blog Ini

Jumat, 08 April 2011

ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA KELUARGA TN. S

ASUHAN KEBIDANAN KOMUNITAS PADA KELUARGA TN. S
Tanggal : 15 Februari 2008
Waktu : 16.00 WIB
Tempat : Rumah Tn. S
I. Pengkajian
A. Data Umum
1. Identitas Kepala Keluarga
Nama : Tn. S
Umur : 33 tahun
Agama : Islam
Suku Bangsa : Jawa/ Indonesia
Jenis Kelamin : Laki-laki
Pendidikan : SMP
Pekerjaan : Wiraswasta
Status perkawinan : Kawin
Alamat : RT. 01 RW. 02 Desa Kemanggungan Kecamatan Tarub Kabupaten Tegal
2. Susunan Keluarga
Nama
Umur
L/P
Status
Penddkn
Pekerjaan
Agama
Keadaan
Herlina
Syahril
Aji Nur Ismail
25 th
5 th
1 th
P
L
L
Istri
Anak
Anak
SMA
TK
-
IRT
-
-
Islam
Islam
Islam
Sehat
Sehat
Diare
Genogram
Keterangan :
: Laki-laki
: Perempuan
: Anak yang dikaji
Tipe keluarga ini adalah keluarga inti, yang paling dominan dalam mengambil keputusan adalah ayah sebagai kepala keluarga. Hubungan dalam keluarga harmonis.
3. Kegiatan Sehari-hari
a. Kebiasaan tidur/ istirahat
1) Ayah tidak pernah tidur siang karena bekerja, malam dapat istirahat cukup
2) Ibu tidak pernah siang, malam dapat istirahat cukup
3) Anak-anak siang mesti tidur, malam istirahat cukup
b. Kebiasaan makan dan minum
Seluruh anggota keluarga makan 3 kali/hari dengan makanan pokok nasi ditambah lauk pauk (tahu, tempe, kadang-kadang telur dan ikan) serta sayur sayuran jarang diselang-seling dengan buah-buahan, anak-anak sudah diberikan makan pengganti ASI yaitu pisang.
c. Penggunaan waktu senggang
Penggunaan waktu senggang oleh ibu digunakan untuk membersihkan rumah dan mengurus keluarganya. Ibu kurang aktif mengikuti kegiatan pengajian ataupun yang lainnya.
4. Situasi sosial budaya dan ekonomi
a. Penghasilan suami tiap bulan tidak tetap tetapi cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Keperluan belanja keluarga menjadi tanggung jawab ibu dan istri.
b. Hubungan keluarga dengan masyarakat sekitar baik.
5. Situasi lingkungan
a. Perumahan
Rumah milik sendiri. Jenis rumah permanen, atap dari genting lantainya ubin. Kebersihan rumah kurang, ventilasi cukup, pencahayaan cukup, penerangan rumah pada malam hari menggunakan listrik dan tidak ada cerobong asap.
b. Sumber air minum
Menggunakan sumur gali, keadaan air jernih, tidak berbau dan tidak berasa.
c. Tempat pembuangan tinja
Keluarga mempunyai jamban pribadi, namun kondisi jamban tidak terpelihara.
d. Pembuangan sampah
Sampah dibuang di tempat yang terbuka, di pinggir sungai.
6. Status kesehatan keluarga
a. Bila ada anggota keluarga yang sakit dibawa ke puskesmas
b. Imunisasi kurang lengkap
c. KB : Ibu ikut KB suntik
d. Riwayat persalinan
Anak yang pertama dan kedua ditolong oleh bidan
e. Keadaan gizi keluarga
Pertumbuhan fisik keluarga Tn. S cukup, berat badan umumnya sesuai dengan usia anak, secara sepintas anak tampak sehat.
f. Penyakit yang pernah diderita
Untuk sebelumnya anaknya Tn. S juga menderita diare
g. Pengetahuan ibu
Ibu mengerti cara mengobati diare dengan obat tradisional
i. Analisa Data
Dari analisa data masalah kesehatan yang dialami keluarga adalah lingkungan yang kurang bersih (tidak adanya cerobong asap) didukung oleh sosial ekonomi yang masih rendah dan kurangnya pengetahuan tentang kesehatan. Faktor ini dapat berpengaruh terhadap status kesehatan keluarga itu. Hal ini bisa dilihat pada anaknya yang menderita diare.
Dalam hal ini bidan perlu memberikan perawatan dan penyuluhan tentang diare maupun kesehatan lingkungannya.
ii. Perumusan Masalah
Dari hasil analisa data timbul masalah pada keluarga yang disebabkan ketidaktahuan keluarga dalam masalah kesehatan adalah sebagai berikut :
1. Kebersihan lingkungan
2. Diare
iii. Prioritas Masalah
Untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh keluarga Tn. S maka perlu dilakukan prioritas masalah yang ada sesuai dengan metode Hanlon kualitatif dengan USG (Urgency/mendesak, Seriuousness/kegawatan, Growth/ perkembangan).
1. Kesehatan lingkungan (kebersihan)
No
Kriteria
Perhitungan
Skor
Pembenaran
1.
Sifat Masalah
2/3 x 1
2/3
Ancaman kesehatan
2.
Kemungkinan masalah dapat dirubah
½ x 2
1
Adanya kemuan dari keluarga untuk menciptakan lingkungna yang bersih
3.
Potensi pencegahan
1/3 x 1
1/3
Dengan penyuluhan tidak menjamin dapat merubah perilaku tersebut
4.
Penonjolan masalah
0/2 x 1
0
Keluarga tidak menyadari bahwa kebersihan lingkungan berpengaruh terhadap status kesehatan keluarga
Total skor
2
2. Diare
U S G
M
1
2
TH
M
1
2
TH
M
1
2
TH
1
-
0
1
-
0
1
-
0
2
0
2
0
2
0
TV
0
1
TV
0
1
TV
0
1
TH
0
0
TH
0
0
TH
0
0
T
0
1
T
0
1
T
0
1
Diare Diare Diare
Dari perhitungan diatas maka prioritas masalah yang harus diintervensi adalah :
2. Diare
3. Kebersihan lingkungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar